TEKNIK ELEKTRO

Adalah cabang ilmu pengetahuan yang memusatkan perhatian pada segala sesuatu tentang listrik, meliputi kegiatan-kegiatan : perancangan konstruksi dan cara penggunaan peralatan-peralatan listrik untuk berbagai macam tujuan. Mulai dari menggerakan, menyalurkan dan mendistribusikan tenaga listrik, untuk telekomunikasi (televisi, radar dan sebagainya) sampai dengan komputer elektronik.

Karena luasnya ruang lingkup elektronik ini, ada beberapa spesialisasi dalam jurusan elektronik, seperti : teknik tenaga listrik, telekomunikasi, elektronika, sistem kendali, dan teknik komputer (Elkonter).

Kurikulum jurusan elektronik selain meliputi mata kuliah dasar seperti: Matematika dan Fisika, juga mata kuliah elektronik sendiri seperti : rangkaian listrik, teori medan, elektronika, mesin arus searah, pusat tenaga termal, jaringan telekomunikasi, trasmisi daya arus bolak balik dan sebagainya. Baru pada tingkat-tingkat terakhir diberikan mata kuliah berdasarkan spesialisasi-spesialisasi yang disebutkan diatas.

Lapangan pekerjaan bagi sarjana Elektronik tersedia pada berbagai perusahaan industri, pada pabrik-pabrik untuk merancang, mengatur dan mengawasi penggunaan tenaga listrik, pada industri elektronika, pada unit-unit telekomunikasi juga pada pusat tenaga listrik di berbagai tempat di Indonesia, di LEN (Lembaga Elektronika Nasional), PLN dan sebagainya.

TEKNIK FISIKA

Adalah ilmu pengetahuan tentang keteknikan, atau sering disebut juga sebagai "enginering science". Ilmu ini merupakan penerapan ilmu Fisika secara keseluruhan ke dalam dunia teknik. Teori­teori ini di dalam Fisika seperti teori listrik, gelombang mekanika, dan sebagainya diterapkan pada berbagai jenis teknik misalnya : pembuatan instrumen (alat-alat teknik), perencanaan sirkulasi udara dan akustik pada bangunan dan sebagainya. Oleh karena itu diperlukan kekuatan di bidang studi fisika, matematika dan ilmu rekayasa, termasuk di dalamnya penguasaan komputer.

Mata kuliah yang diberikan antara lain : Fisika, Kimia, Matematika, komputer, vibrasi dan akustik, instrumentasi, mekanika teknik, rangkaian listrik, teknik nuklir, kontrol otomatik fisika bangunan dan sebagainya.

Lapangan pekerjaan lulusan Fisika Teknik tersedia pada berbagai industri, juga pada bidang perencanaan dan pelaksanaan pembangunan (biro konsultasi Departemen PU dan sebagainya) atau juga pada lembaga penelitian Fisika.

TEKNIK KIMIA

Merupakan suatu ilmu pengetahuan terapan perancangan, pembangunan dan pelaksanaan operasi dari pabrik-pabrik yang mengolah bahan-bahan mentah menjadi berbagai produk melalui proses Kimiawi. Industri yang dijangkau oleh teknologi Kimia ini luas sekali seperti : bijih, batu bara, gas minyak, air dan udara yang mengalami proses Kimiawi, sehingga menghasilkan produk-produk seperti : pelbagai jenis logam, bensin pupuk buatan, serat buatan, plastik, antibiotik, "bubur"/pulp kertas, PetroKimia dan sebagainya.

Mahasiswa dituntut untuk menguasai betul ilmu dasar yang menjadi inti jurusan ini yaitu: Matematika, Fisika, Kimia serta Mikrobiologi. Mata kuliah dalam jurusan ini antara lain : kalkulus, termodinamika, kimia analitik, mekanika fluida dan partikel, manajemen proyek, evaluasi ekonomi pabrik, teknik reaktor Kimia, rancangan pabrik Kimia dan sebagainya.

Lapangan kerja bagi lulusan sarjana teknologi Kimia terdapat pada pelbagai industri pengolahan minyak dan gas bumi seperti Pertamina, Schlumberger, Chevron, Conoco Philips, Total, BP Indonesia, Medco. Atau industri kimia termasuk Perusahaan Gas Negara, petrokimia, Unilever. Serta di industri semen, kertas, tekstil, cat, obat-obatan, Departemen Perindustrian, institusi penelitian, dan institusi pendidikan.